Hari Ini

Perjuangan Osama bin Laden Dan Sejarah Al-Qaeda Dari Tahun ke Tahun

Update 08 May 2011 at 00:18. Dalam topik Peristiwa,Tokoh




Terbetik kabar kematian Osama bin laden telah di rencanakan orang kepercayaan sekaligus mentor Osama sendiri yang merasa sudah jenuh dengan cara Osama yang selalu berpindah-pindah tempat menyebabkan faksi-faksi Al-Qaeda banyak yang terpecah-pecah tanpa ada kepemimpinan dan juga Rencana Besar yang bisa menyatukan mereka.


                                Ayman_Jawahiri mentor Osama bin laden


Sehingga orang kepercayaan Osama tersebut merasa kepimpinan Osama sudah tidak di perlukan lagi, untuk itu di buatlah rencana agar sementara waktu Osama tinggal di Abbottabad, Pakistan untuk kemudian di bocorkan kepada intelejen Amerika.

Anda penasaran?
Nanti di artikel selanjutnya kita akan membahasnya tentang kebenaran konspirasi tersebut.  Sekarang kita lihat dulu kilas balik sejarah Al-Qaeda dari tahun ke tahun.


1957: Osama bin Laden dilahirkan di Riyadh, Arab Saudi, sebagai satu dari 54 anak Mohammad bin Laden, pengusaha konstruksi. Ibunya berasal dari Suriah.

1969: Mohammed bin Laden meninggal dalam kecelakaan helikopter. Osama, yang berusia 11 tahun, disebut-sebut mewarisi kekayaan ayahnya senilai US$80 juta.

1984: Bin Laden pergi ke Afghanistan untuk berjihad melawan pendudukan Uni Soviet. Dia mendanai dan memimpin 20.000 pejuang Islam yang berasal dari seluruh dunia.

1988: Bin Laden mendirikan grup Al-Qaeda yang berarti "Dasar." Dan para pengikutnya kebanyakan berasal dari mantan pejuang-pejuang di Afganistan.

1989: Uni Soviet menarik mundur pasukannya dari Afghanistan.

1991: Amerika Serikat memimpin aliansi untuk mengusir Irak dari Kuwait yang dikuasainya sejak setahun sebelumnya. Bin Laden mengumumkan jihad melawan Amerika karena telah menempatkan pasukannya di Arab Saudi, tempat di mana Islam memiliki dua tempat suci.

1992: Bin Laden kembali ke Arab Saudi, namun karena dukungannya atas kelompok Islam garis keras di Mesir dan Aljazair, membuat paspor Arab Saudinya dicabut.

1993: Sebuah ledakan di lantai dasar World Trade Center di New York membunuh enam orang dan melukai 1.000 orang. Serangan ini dikaitkan ke Al-Qaeda.

1995: Sebuah bom membunuh penasihat militer Amerika untuk keamanan Arab Saudi. Lima tentara AS terbunuh dan 60 luka-luka.

1996: Sebuah truk yang penuh bahan peledak menghancurkan markas militer AS di Khobar, Arab Saudi. Sembilan belas warga negara Amerika tewas dan 386 terluka. Sudan meminta Bin Laden pergi dan dia muncul lagi di Afghanistan, di mana gerakan Taliban baru saja menguasai Kabul.

1998: Bom hampir-simultan menyerang kedutaan Amerika di Nairobi dan Dar-es-Salaam yang membunuh 224 orang, yang kebanyakan warga Afrika. Pasukan Amerika menyerang markas latihan Bin Laden di Afghanistan dan Sudan dengan misil, membunuh setidaknya 20 orang.

1999: Biro Penyelidik Federal (FBI) Amerika Serikat menempatkan bin Laden dalam daftar "10 Buron Paling Dicari."

2000: Sebuah bom bunuh diri kapal perang Amerika di Aden, Yaman, membunuh 17 marinir Amerika Serikat dan melukai 38 orang. Serangan ini disebut dilakukan oleh Al-Qaeda.


2001: Dua pesawat maskapai AS yang dibajak menabrak menara kembar World Trade Center di New York. Pesawat ketiga di bajak kemudian menabrak markas Pentagon dan pesawat keempat yang bajak ditabrakkan ke kawasan pinggiran Pennsylvania. Serangan ini membunuh sedikitnya 3.000 orang.

Amerika lalu menawarkan US$25 juta untuk hadiah bagi informasi yang bisa mengarah ke penahanan bin Laden. AS lalu memulai serangan atas Afghanistan, bertujuan untuk meminta Taliban yang berkuasa menyerahkan bin Laden. Bin Laden justru mengumumkan tak ada ampun bagi Amerika Serikat dan warganya dalam siaran di Al Jazeera.

2002: Bin Laden dilaprokan beberapa kali di Afghanistan, Iran, Pakistan - atau tewas.

2003: Presiden Pakistan Pervez Musharraf mengatakan bin Laden mungkin masih hidup dan bersembunyi di Afghanistan, namun mengklaim al-Qaeda tidak efektif lagi sebagai organisasi teroris.

2003: Bin Laden meluncurkan sejumlah pernyataan mengenai konflik di Irak dan Afghanistan, ancaman akan ada serangan lebih lanjut dan menawarkan gencatan dengan AS.

2004: "Saya menawarkan inisiatif rekonsiliasi... menghentikan segala operasi melawan semua negara (Eropa) jika mereka berjanji tidak agresif atas Muslim." (rekaman Al-Arabiya)

2008: Bin Laden memperingatkan Eropa "pembalasan" setelah sebuah kartun kontroversial Nabi Muhammad dipublikasikan.

2010: Bin Laden mengklaim membom pesawat AS di Hari Natal dan memperingatkan lebih banyak serangan atas AS. Pesan terakhir menyalahkan negara industri atas perubahan iklim dan AS yang menolak meneken Protokol Kyoto, sembari mendesak boikot atas dolar Amerika.

2011: April, Osama biin Laden diklaim telah tewas dalam serangan yang dilakukan pasukan AS di kota Abbottabad, Pakistan. Presiden AS Barack Obama mengumumkan di televisi.


Demikianlah kilas balik perjalanan Osama bin laden sampai saat terakhir diawal bulan mei pemimpin Al-Qaeda tersebut dinyatakan tewas setelah penyerbuan oleh pasukan Amerika.

Baiklah bro, kita tunggu saja kelanjutan episode kematian Osama, pastinya sangat mendebarkan ya bro menunggu episode selanjutnya. Wasalam.

Sumber : ( metro tv, viva news, detik.com )